Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Desember 2010

Just Believe and u'll see...


Frase ini bukan hanya sebuah kata-kata...
Tapi adalah suatu tanda iman, dan akhirnya kita akan menerima penggenapan janji tersebut....

Kita pasti pernah merasa tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan..
merasa seperti orang terbodoh di dunia, merasa semua yang kita lakukan tidak berhasil..
Bukan karena tidak ada kesempatan, namun kitalah yang gagal dalam menangkap kesempatan tersebut, tidak tahu siapa yang harus disalahkan, tetapi merasa harus ada yang disalahkan sebagai pelampiasan yang tidak lain adalah diri kita sendiri..

Dalam keadaan tersebut hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Yang pertama adalah kita akan terus terpuruk dan menyalahkan diri kita sendiri yang nantinya jika kita jenuh, orang lain pun akan kita kambing hitamkan. Menganggap bahwa alam pun tidak mendukung kita lagi. Menganggap Tuhan itu tidak berguna karena Ia tidak menampakkan sedikitpun belas kasihannya pada kita.

Yang pada ujungnya kita memang benar-benar tidak menjadi apa-apa. Kemungkinan yang kedua adalah tetap mengucap syukur akan kegagalan tersebut, karena kegagalan tersebut adalah guru bagi kita untuk bisa menjadi lebih baik, dan tidak semua orang bisa mendapatkan guru privat seperti itu. Menganggap bahwa kesempatan yang terbuang tersebut bukanlah yang terbaik untuk kita, bukankah Tuhan berkata ia bukan memberikan yang baik, tetapi yang terbaik. Dan untuk mendapatkan yang terbaik, tentunya kita perlu latihan ekstra, ya misalnya lewat kegagalan tersebut. Ditambah lagi dengan tetap berdoa meminta ditunjukkan jalan yang terbaik. Dengan begitu, kita akan bisa bangkit dari kegagalan tersebut, bukan hanya bangkit....bahkan bisa meraih level yang lebih tinggi.

Memang untuk menjalani kemungkinan yang kedua tidak gampang, kebanyakan dari kita lebih senang berlarut-larut dalam penyesalan dan menyalahkan diri sendiri....
Hal itu juga yang gw lakukan, namun untungnya gw tersadar dan mencoba untuk menjalani kemungkinan yang ke dua (thanksfully for someone who remaind me again)..
Tuhan memberikan bagitu banyak janji bagi kita. Namun Tuhan tidak menjanjikan kita tidak akan pernah mengalami pencobaan, tetapi Ia berjanji TIDAK akan pernah meninggalkan kita sehingga kita kuat dalam menghadapi percobaan tersebut. Kegagalan kita, segala masalah-masalah kita merupakan pencobaan namun sering kali kita kalah sebelum bertanding..dengan berkata "cukup Tuhan,aku tidak akan sanggup melewati semua ini, mengapa Engkau tidak lekas menolong aku, Kau bilang Kau mengasihiku, tapi mana buktinya, engkau malah meninggalkan ku sendiri"...

Padahal Tuhan telah mengulurkan tangannya di depan diri kita yang terjatuh dan berkata "Mari anak-Ku, pegangganglah tanganku ini biar aku yang menggendong engkau melewati rintangan ini"...namun kita terus saja dalam posisi kita tanpa memperdulikan uluran tangan Tuhan..

He says son, u're just believe and u'll see i'll do the best for u...and everything will be wonderfull in their time...

Senin, 25 Oktober 2010


Ya Tuhan, apakah keinginan ku begitu muluk?
aku hanya ingin membuat orang tuaku bangga akan aku, aku hanya ingin bisa meringankan beban mereka, membantu mereka....

Aku kasihan melihat mereka dengan tubuhnya yang sudah tidak segar lagi ditambah umurnya yang sudah semakin tua..mereka masih harus membanting tulang demi anak-anaknya..
Terlalu berlebihan kah keinginan ku untuk bisa membiarkan mereka istirahat dengan tenang dirumah, dan menikmati masa tuanya?

Semua yang aku lakukan saat ini, hanya untuk mereka..demi mereka...
Tapi mengapa begitu banyak halangan dan rintangan?
Mengapa selalu ada saja masalah ?
Mengapa seakan semua jalan tertutup bagiku ?

Ya Tuhan...
Maaf kalau selama ini motivasiku menyimpang, maaf kalau usahaku selama ini belum maksimal, maaf kalau sering kali aku dengan angkuhnya hanya mengandalkan kekuatan omi sendiri, maaf kalau aku belum bisa melakukan yang terbaik....

Tapi aku janji akan melakukan semua yang terbaik yang aku bisa,...demi mereka,
apapun akan ku lakukan....
Ajar aku agar peka terhadap keinginan-Mu ya Tuhan...
Ajar aku agar lebih taat dan tetap mengandalkan-Mu ya Bapa..
Ajar aku agar selalu percaya akan janji-Mu ya Bapa...

Selasa, 03 Agustus 2010

Ketika aku meminta..

Aku minta Tuhan menyingkirkan deritaku. Tuhan menjawab, “Tidak. Itu bukan untuk Kusingkirkan tetapi agar kau mengalahkannya.”

Aku minta Tuhan menyerpurnakan kecacatanku. Tuhan menjawab, “Tidak. Jiwa itu sempurna, badan hanyalah sementara.”

Aku minta Tuhan untuk memberiku kesabaran. Tuhan menjawab, “Tidak. Kesabaran adalah hasil dari kesulitan. Itu tidak dihadiahkan, itu dipelajari.”

Aku minta Tuhan agar memberiku kebahagiaan. Tuhan menjawab, “Tidak. Aku memberimu berkat. Kebahagiaan itu tergantung padamu.”

Aku minta Tuhan untuk menjauhkan penderitaan. Tuhan menjawab, “Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi, dan membawamu dekat kepada-Ku.”

Aku minta Tuhan untuk menumbuhkan rohku. Tuhan menjawab, “Tidak. Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuat kamu berbuah.”

Aku minta Tuhan segala hal yang membuatku menikmati hidup. Tuhan menjawab, “Tidak. Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.”

Aku minta Tuhan membantuku mengasihi orang lain, seperti Ia mengasihi aku. Tuhan menjawab, “Ahhh…, akhirnya kau mengerti. Hari ini adalah milikmu, jangan sia-siakan. Tuhan memberkatimu. Bagi dunia mungkin kau hanyalah seseorang, tetapi bagi seseorang kau mungkin dunianya.”

ShoutMix chat widget

Free Web Counters
Wolf Camera Store